WA SIJI

Kamis, 18 Agustus 2016

Busuknya Kebencian

Busuknya Kebencian

Seorang Ibu Guru mengadakan “PERMAINAN”

Ibu Guru menyuruh tiap² muridnya membawa : kantong plastik transparan 1 buah dan kentang.

Kentang tsb diberi nama berdasarkan nama orang yg "DIBENCI", sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa, tergantung jumlah orang² yg dibenci.

Pada hari yg disepakati masing² murid membawa KENTANG dalam kantong plastik.

Ada yg 2 buah, Ada yg 3 buah bahkan ada yg 5 buah. Seperti perintah guru mereka tiap² kentang diberi nama sesuai dengan nama : "ORANG YANG DIBENCI !!!"

Murid² harus membawa kantong plastik berisi kentang tsb kemana saja mereka pergi bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.

Hari berganti hari...Kentang² pun mulai membusuk. Murid² mulai mengeluh. Apalagi yg membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap.

Setelah 1 minggu murid² tsb merasa lega karena "PENDERITAAN" mereka akan segera berakhir.

Ibu Guru berkata : “Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu?”
Keluarlah keluhan dari murid² tsb, pada umumnya mereka "MERASA TIDAK NYAMAN"_harus membawa kentang² "BUSUK"_tsb kemanapun mereka pergi.

Ibu Guru pun menjelaskan apa arti dari “permainan” yg mereka lakukan.

Ibu Guru berkata : “Seperti itulah "KEBENCIAN"_yg selalu kita bawa² apabila kita tidak bisa "MEMAAFKAN"_orang lain."

Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu hanya 1 minggu, bagaimana jika kita membawa kebencian itu "SEUMUR HIDUP?"

Alangkah tidak nyamannya...
Mari kita melepaskan pengampunan buat orang² yg telah menyakiti kita !
"MANFAATNYA"_bukan untuk "KEBAIKAN"_ orang tsb tapi sebetulnya untuk "MENYEMBUHKAN" diri kita sendiri, supaya lepas dari "DURI" yg menusuk dan supaya kita tidak menyimpan "BENIH PENYAKIT" dalam diri kita..

Hati yg gembira adalah "OBAT" yg manjur. Jangan simpan "SAKIT HATI" karena itu sama saja dengan kita _"MENABUR BENIH"_penyakit kanker dalam diri kita.⁠⁠⁠⁠

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WA LORO

Entri Populer

WA LIMO